Kabar Edward “Edward” Dapadap pensiun menjadi salah satu pengumuman paling emosional bagi penggemar Mobile Legends: Bang Bang. Setelah menjalani karier profesional selama sekitar enam hingga tujuh tahun, EXP laner asal Filipina tersebut memutuskan untuk menutup perjalanannya bersama Aurora Gaming PH.
Pengumuman farewell ini bukan sekadar perpisahan antara pemain dan organisasi. Edward “Edward” Dapadap meninggalkan panggung kompetitif sebagai dua kali juara dunia, peraih berbagai gelar domestik, dan salah satu pemain yang pernah masuk MPL Hall of Legends.
Perjalanan dari Pemain Kasual Menuju Panggung Profesional
Dalam video perpisahannya, Edward “Edward” Dapadap mengenang masa ketika dirinya hanya bermain MLBB secara kasual. Keseriusannya terhadap permainan perlahan meningkat sampai kesempatan bergabung dengan tim profesional datang ketika usianya masih sangat muda.
Ia bahkan pindah ke Manila pada usia 15 tahun demi mengejar karier kompetitif. Keputusan besar itu akhirnya membawanya bergabung dengan Blacklist International, organisasi yang kemudian menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.
Rekan Edward, Demonkite, berjalan berlawanan dan bergabung ke menjadi roster RRQ MPL ID Season 18 sebagai pemain pinjaman.
M3 World Championship Mengubah Hidup Edward
Puncak awal karier Edward “Edward” Dapadap terjadi ketika Blacklist International menjuarai M3 World Championship pada 2021. Gelar tersebut melengkapi keberhasilan tim dalam mendominasi MPL Philippines, termasuk meraih gelar pada Season 7, Season 8, dan Season 10.
Bagi Edward “Edward” Dapadap, kemenangan di M3 bukan hanya menghasilkan trofi. Kejuaraan dunia itu mengubah kehidupannya sekaligus membuktikan bahwa kerja keras sejak usia muda memberikan hasil nyata.
Gelar Dunia Kedua Bersama Aurora Gaming PH

Setelah perjalanan panjang bersama Blacklist International, Edward “Edward” Dapadap membuka babak baru bersama Aurora Gaming PH. Ia kemudian membantu tim tersebut menjuarai M7 World Championship.
Prestasi itu menjadikannya salah satu dari sedikit pemain yang berhasil meraih dua gelar dunia MLBB. Perjalanannya dari M3 hingga M7 menjadi warisan besar yang akan selalu melekat pada namanya.
Persaingan menuju panggung dunia juga terus berkembang. Penggemar dapat melihat gambaran jalur kompetisi regional melalui pembahasan format SEA Championship Tour MLBB menuju M8.
Dukungan Keluarga di Balik Kesuksesan Edward
Di balik seluruh pencapaiannya, Edward “Edward” Dapadap tidak melupakan peran keluarga. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada orang tuanya yang terus memberikan dukungan sejak awal karier.
Salah satu momen paling membahagiakan baginya adalah ketika hasil kerja keras di esports membuatnya mampu membangun rumah untuk orang tuanya. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa karier profesionalnya memberikan dampak nyata bagi keluarga.
Alasan Edward Pensiun dari Kompetisi MLBB
Keputusan Edward “Edward” Dapadap pensiun telah dipikirkan dalam waktu lama. Setelah bertahun-tahun menjalani latihan, pertandingan, perjalanan, dan rutinitas yang sama, ia merasa semakin sulit mempertahankan ritme tersebut.
Kelelahan dan kejenuhan membuatnya memilih beristirahat. Ia ingin menggunakan waktu untuk dirinya sendiri serta menikmati lebih banyak kebersamaan dengan keluarga, termasuk mengganti berbagai momen yang terlewat selama berkarier.
Perpisahan pemain dengan organisasi memang dapat terjadi karena banyak faktor. Hal serupa bisa ditemukan dalam kabar berakhirnya hubungan profesional Aeronshiki dengan Team Liquid ID, meskipun konteks kedua kasus sangat berbeda.
Pesan Perpisahan untuk Tim dan Penggemar
Dalam pesan terakhirnya, Edward “Edward” Dapadap mengucapkan terima kasih kepada mantan rekan setim, pelatih, Blacklist International, Aurora Gaming PH, keluarga, dan seluruh penggemar yang mendukungnya hingga akhir.
Edward pensiun dengan meninggalkan dua gelar dunia dan kenangan panjang di panggung MLBB. Jerseynya mungkin telah digantung, tetapi konsistensi, disiplin, dan perjuangannya akan tetap menjadi inspirasi bagi generasi pemain berikutnya.