Beranda » E-Sports » Hasil SRG vs ONIC GOTF 2026, ONIC Lolos ke Final

Hasil SRG vs ONIC GOTF 2026, ONIC Lolos ke Final

ONIC Esports memastikan tempat di grand final Mobile Legends: Bang Bang Games of the Future 2026 setelah menaklukkan Selangor Red Giants dengan skor 2-0. Sang Raja Langit menyelesaikan pertandingan semifinal tersebut dalam dua game meski harus menghadapi tekanan besar sejak fase awal.

Hasil SRG vs ONIC GOTF 2026 sekaligus membuka peluang hadirnya final sesama Indonesia. Skenario tersebut dapat terjadi apabila Bigetron Esports mampu memenangkan pertandingan semifinal melawan Aurora Gaming.

Kemenangan ini juga menjaga peluang ONIC untuk meraih gelar Games of the Future dua kali secara beruntun. Perjalanan mereka kini tinggal menyisakan satu pertandingan penting di panggung grand final.

ONIC Esports Amankan Tiket Grand Final

hasil srg vs onic mlbb gotf 2026 semifinal

ONIC tampil disiplin ketika menghadapi salah satu tim MLBB terkuat dari Malaysia. Selangor Red Giants sempat mengendalikan fase awal pada kedua game, tetapi ONIC selalu menemukan momentum untuk membalikkan situasi.

Wakil Indonesia tersebut tidak memaksakan pertarungan ketika lawan memegang kendali. Mereka memilih menjaga sumber daya, mencari posisi, dan menunggu kesalahan dari para pemain SRG.

Pendekatan itu memberikan hasil maksimal. ONIC memanfaatkan satu momentum penting dalam setiap game untuk mengambil alih kontrol pertandingan.

Keberhasilan ini juga menunjukkan perkembangan strategi ONIC setelah kehadiran sosok baru di tim kepelatihan. Pembaca dapat melihat informasi selengkapnya mengenai Baloyskie yang resmi bergabung dengan coaching staff ONIC Esports.

Game Pertama: ONIC Bangkit setelah SRG Kuasai Early Game

SRG sebenarnya memiliki keunggulan dari sisi draft pada game pertama. Beberapa hero milik ONIC, seperti Mathilda dan Paquito, mempunyai kemampuan untuk menghasilkan shield.

Tim asal Malaysia tersebut merespons komposisi ONIC melalui kejutan berupa Esmeralda. Hero ini dapat menyerap shield putih milik lawan dan mengubahnya menjadi keuntungan saat pertarungan berlangsung.

Esmeralda Menjadi Kejutan dalam Draft SRG

Pemilihan Esmeralda membuat strategi SRG terlihat menjanjikan. Mereka memiliki jawaban langsung terhadap hero milik ONIC yang mengandalkan shield untuk bertahan hidup.

SRG kemudian menjalankan fase awal dengan agresif. Mereka memberikan tekanan pada setiap jalur dan membatasi ruang gerak para pemain ONIC.

ONIC tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk memainkan tempo yang mereka inginkan. SRG mampu memegang kendali pertandingan dan terlihat lebih nyaman dalam melakukan rotasi.

Satu Momentum Mengubah Jalannya Pertandingan

Meski berada dalam tekanan, ONIC tidak kehilangan fokus. Mereka terus menjaga jarak perolehan sumber daya sambil menunggu kesempatan untuk melancarkan serangan balik.

Momentum tersebut akhirnya datang melalui satu pertarungan penting. ONIC mampu memenangkan war dan membuat formasi SRG berantakan.

Para pemain SRG mulai kehilangan posisi setelah ONIC mengambil alih tempo. Sang Raja Langit langsung memanfaatkan kondisi itu untuk menekan pertahanan lawan.

ONIC menutup game pertama dalam durasi 14 menit. Kemenangan tersebut menjadi bukti bahwa satu keputusan tepat dapat mengubah pertandingan meski lawan sempat menguasai fase awal.

Game Kedua: War di Area Lord Jadi Titik Balik

Pertandingan kedua memperlihatkan pola yang hampir sama. SRG kembali tampil agresif dan memberikan tekanan ketat sejak early game.

Mereka bergerak lebih cepat dalam mengamankan objektif. SRG berhasil mendapatkan dua Turtle, sedangkan ONIC hanya mengantongi satu Turtle.

Keunggulan objektif tersebut membuat SRG kembali memegang kendali. Tim Malaysia itu juga berusaha mempersempit area permainan ONIC melalui rotasi yang rapat.

SRG Kembali Menekan sejak Menit Awal

ONIC menghadapi situasi yang tidak mudah karena SRG mempunyai keuntungan tempo. Namun, ONIC tetap menjaga ketenangan dan tidak memaksakan war tanpa perhitungan.

Mereka mempertahankan area penting sambil mencari peluang untuk menyerang lini belakang SRG. ONIC juga berusaha menghindari kesalahan yang dapat memperbesar keunggulan lawan.

Kesabaran tersebut menjadi faktor penting. ONIC mampu menjaga peluang meski SRG lebih unggul dalam perolehan Turtle.

ONIC Mengambil Alih Kontrol Pertandingan

Titik balik terjadi ketika kedua tim bertarung di sekitar area Lord. ONIC membaca posisi lawan dengan lebih baik lalu memenangkan war penting tersebut.

Kemenangan dalam pertarungan itu langsung mengubah peta permainan. ONIC memperoleh ruang untuk mendorong jalur, mengambil sumber daya, dan memberikan tekanan kepada pertahanan SRG.

SRG kesulitan membangun kembali formasi setelah kehilangan momentum. ONIC tidak menyia-nyiakan kesempatan dan terus memainkan tempo cepat hingga mendekati basis lawan.

ONIC akhirnya menyelesaikan game kedua dalam waktu 17 menit. Hasil tersebut memastikan kemenangan 2 0 sekaligus mengakhiri semifinal pertama MLBB Games of the Future 2026.

Hasil pertandingan ini selaras dengan laporan pertandingan yang mencatat kemenangan ONIC 2 0 atas Selangor Red Giants pada 8 Agustus 2026.

Potensi Final Sesama Indonesia di GOTF 2026

Lolosnya ONIC membuka peluang terciptanya grand final sesama wakil Indonesia. Bigetron Esports harus mengalahkan Aurora Gaming pada pertandingan semifinal lainnya agar skenario tersebut terwujud.

Pertemuan sesama tim Indonesia di grand final akan menjadi pencapaian penting bagi MLBB Tanah Air. Indonesia tidak hanya memastikan satu gelar juara, tetapi juga memperlihatkan kekuatan dua timnya di turnamen internasional.

Namun, Bigetron tetap harus mewaspadai Aurora Gaming. Pertandingan itu akan menentukan apakah ONIC menghadapi rival dari Indonesia atau bertemu wakil dari kawasan lain pada partai puncak.

Informasi mengenai susunan pertandingan dapat dibaca dalam artikel jadwal semifinal MLBB Games of the Future 2026.

Peluang ONIC Menjadi Juara Beruntun

Selain peluang final sesama Indonesia, ONIC juga mempunyai kesempatan besar untuk mencetak gelar secara beruntun di Games of the Future. Konsistensi permainan mereka sepanjang turnamen menjadi modal penting menuju partai final.

Kemenangan atas SRG memperlihatkan bahwa ONIC tidak hanya mampu menang ketika menguasai pertandingan sejak awal. Mereka juga dapat membalikkan keadaan saat lawan mendapatkan keuntungan objektif dan tempo.

Kemampuan beradaptasi tersebut akan sangat berguna di grand final. Lawan mereka tentu akan mempelajari pola permainan, pilihan hero, serta cara ONIC mencari momentum.

ONIC perlu menjaga disiplin saat memasuki pertandingan penentuan. Mereka juga harus mengurangi kesalahan pada fase awal karena lawan di grand final dapat menghukum setiap celah dengan lebih cepat.

ONIC Tinggal Selangkah Lagi dari Gelar Juara

Hasil SRG vs ONIC GOTF 2026 menegaskan mental kuat Sang Raja Langit. SRG mampu menguasai early game pada dua pertandingan, tetapi ONIC selalu menemukan cara untuk merebut kendali.

War penting pada pertengahan game menjadi pembeda dalam seri ini. ONIC tampil lebih efektif dalam menentukan target, menjaga posisi, dan mengubah kemenangan war menjadi tekanan nyata.

Kini, ONIC tinggal menunggu pemenang semifinal antara Bigetron Esports dan Aurora Gaming. Apabila Bigetron meraih kemenangan, penggemar MLBB Indonesia akan menyaksikan final sesama wakil Tanah Air.

Apa pun lawannya, ONIC memiliki peluang besar untuk mempertahankan gelar dan menjadi juara Games of the Future secara beruntun. Grand final akan menjadi ujian terakhir bagi konsistensi dan ketenangan Sang Raja Langit.

Ditulis Oleh

Edi Pramono

Gamer kasual sekaligus antusias esports yang selalu haus akan update terbaru di industri game. Sebagai penulis utama di UNCUT Media (b-uncut.net) dan PRABUSHARE (prabushare.com), saya mendedikasikan waktu untuk membedah strategi mendalam serta perkembangan kompetitif permainan global

Berita lainnya