Hero dengan jumlah pick tertinggi belum tentu menjadi pilihan paling efektif. Statistik hero terpopuler MPL ID S18 Week 1 justru memperlihatkan perbedaan besar antara popularitas, prioritas draft, dan kemampuan mengubah peluang menjadi kemenangan.
Pekan pembuka musim ini berlangsung sengit. Sebanyak delapan pertandingan dimainkan pada 14 sampai 16 Agustus 2026, dengan Team Liquid ID menutup minggu pertama sebagai satu satunya tim yang meraih dua kemenangan.
Persaingan Meta Langsung Memanas
Minggu pertama selalu menjadi laboratorium strategi. Setiap tim menguji pembacaan patch, fleksibilitas pemain, serta komposisi yang mampu mengontrol tempo permainan.
Hasilnya, lima hero muncul dengan karakter yang sangat berbeda. Ada hero yang menjadi rebutan mutlak dalam draft, ada pilihan populer yang belum menghasilkan kemenangan optimal, dan ada pula senjata kejutan dengan win rate hampir sempurna.
Perubahan tersebut ikut melengkapi gambaran dari hasil MPL ID S18 Week 1, ketika Team Liquid ID memimpin klasemen setelah mengalahkan Geek Fam ID dan Dewa United Esports.
5 Top Pick Hero MPL ID S18 Week 1

1. Hirara, Raja Pick dari Blue Side

Hirara menjadi hero paling banyak dipilih dengan total 13 pick dan win rate 61,54 persen. Angka tersebut menunjukkan bahwa Hirara bukan sekadar populer, tetapi juga cukup konsisten dalam menghasilkan kemenangan.
Kekuatan terbesarnya terlihat di Blue Side. Hirara mencatat win rate 83,33 persen dari sisi tersebut. Tim yang memiliki akses pick lebih awal dapat mengamankan Hirara sekaligus membangun komposisi agresif di sekelilingnya.
Potensi snowball Hirara terlihat ketika Kevin menggunakannya untuk membantu Team Liquid ID mengalahkan Dewa United. Ia mencatat 10 kill, satu kematian, dan tiga assist dalam gim yang selesai selama 14 menit. Analisis mengenai naiknya assassin ini juga dapat dibaca dalam pembahasan Hirara dan kembalinya meta assassin.
2. Paquito, Prioritas Draft dengan Presence 100%

Tidak ada hero yang memberi tekanan draft sebesar Paquito. Ia hadir dalam seluruh 20 gim, dengan rincian 11 pick dan sembilan ban. Presence 100 persen membuat Paquito layak disebut sebagai pusat meta pada pekan pertama.
Ancaman Paquito tidak hanya berasal dari damage. Hero ini menawarkan mobilitas, tekanan jalur, kemampuan membuka pertarungan, serta fleksibilitas penempatan role. Lawan harus menyiapkan jawaban sejak fase ban karena membiarkannya terbuka dapat mengubah arah draft.
Team Liquid ID bahkan memakai Paquito sebagai jungler ketika Hirara terkena ban. Strategi tersebut membantu mereka menutup gim kedua melawan Dewa United hanya dalam 11 menit. Ulasan lengkapnya tersedia dalam hasil Team Liquid ID vs Dewa MPL ID S18.
3. Uranus, Populer tetapi Belum Efektif
Uranus mencatat 11 pick dengan presence 90 persen, tetapi hanya menghasilkan win rate 45,45 persen. Ia menjadi hero dengan efektivitas terendah di antara lima pilihan terpopuler.
Statistik tersebut mengindikasikan bahwa ketahanan tinggi belum cukup untuk menjamin kemenangan. Uranus dapat menyerap damage dan menahan lane, tetapi kontribusinya sangat bergantung pada tempo serta kemampuan tim memanfaatkan ruang.
Performa Uranus dari Blue Side juga belum maksimal. Tim perlu mengevaluasi kapan hero ini benar benar dibutuhkan dan kapan mereka sebaiknya memilih EXP laner dengan kontrol atau damage yang lebih langsung.
4. Belerick, Benteng Kokoh di Garis Depan
Belerick menjadi pilihan tank dan frontliner paling stabil dengan 10 pick serta win rate 60 persen. Ia menawarkan kemampuan menahan serangan sekaligus menghukum komposisi lawan yang mengandalkan damage beruntun.
Nilai Belerick terletak pada konsistensi. Ia mampu menjaga area sempit, melindungi core, dan memaksa lawan mengubah posisi saat pertarungan tim berlangsung.
Efektivitasnya juga meningkat dari Blue Side. Kondisi ini menunjukkan bahwa Belerick bekerja lebih baik ketika tim dapat mengamankan fondasi komposisi lebih awal, lalu melengkapinya dengan damage dealer yang tepat.
5. Eudora, Senjata Rahasia Paling Mematikan

Eudora menjadi kejutan terbesar dalam daftar top pick hero MPL ID S18. Dari sembilan penampilan, ia mencatat win rate 88,89 persen, tertinggi di antara seluruh hero dalam daftar ini.
Catatannya semakin mengerikan dari Red Side. Eudora memiliki win rate 100 persen, sehingga ia berfungsi sebagai counter pick yang sangat efektif setelah tim membaca arah komposisi lawan.
Burst damage, crowd control instan, dan kemampuannya menghukum hero dengan posisi buruk menjadikan Eudora sebagai punisher berbahaya. Ia mungkin tidak selalu masuk prioritas awal, tetapi pemilihan pada momentum yang tepat mampu membalikkan draft.
Blue Side vs Red Side, Seberapa Besar Pengaruhnya?
Statistik pekan pertama memperlihatkan bahwa sisi map memengaruhi nilai setiap hero. Hirara dan Belerick lebih optimal dari Blue Side karena tim dapat mengamankan fondasi draft sejak awal.
Sebaliknya, Eudora berkembang sebagai senjata Red Side. Kesempatan melihat beberapa pilihan lawan sebelum mengunci hero membuat tim dapat menilai apakah burst damage dan kontrol instannya benar benar efektif.
Artinya, win rate tidak boleh dibaca secara terpisah. Urutan pick, kebutuhan komposisi, matchup, dan sisi map menentukan apakah hero populer akan menjadi mesin kemenangan atau justru beban strategi.
Kesimpulan
Data hero terpopuler MPL ID S18 Week 1 membentuk dua kelompok utama. Hirara, Paquito, dan Belerick menawarkan popularitas serta fleksibilitas draft. Eudora hadir sebagai punisher dengan efektivitas tertinggi, sedangkan Uranus masih membutuhkan evaluasi agar popularitasnya sejalan dengan hasil pertandingan.
Meta Week 2 kemungkinan tidak hanya ditentukan oleh hero yang paling sering dipilih, tetapi juga oleh tim yang paling cepat menemukan counter. Menurut kamu, apakah Paquito tetap mempertahankan presence 100 persen atau Eudora justru menjadi rebutan baru pada pekan berikutnya?