Tidak ada wajah baru. Tidak ada perombakan besar. Team Liquid PH memilih kembali mempercayai susunan pemain dan staf yang membawa mereka menjuarai MPL Philippines Season 17.
Roster Team Liquid PH MPL PH S18 diumumkan melalui postingan IG bertajuk “Doubt Us. Again.”. Pesan tersebut terasa sederhana, tetapi memiliki bobot besar setelah perjalanan kontras yang mereka alami dalam beberapa bulan terakhir.
Team Liquid PH menutup MPL PH S17 sebagai juara setelah mengalahkan Team Falcons PH dengan skor 4-2 di Grand Final. Gelar tersebut sekaligus menjadikan mereka tim pertama yang menjuarai MPL PH selama tiga musim beruntun.
Namun, status juara domestik tidak menyelamatkan mereka dari kegagalan pahit di MSC at EWC 2026.
Daftar Roster Team Liquid PH MPL PH S18
Berdasarkan pengumuman resmi tim, berikut susunan pemain yang akan kembali membela Team Liquid PH pada MPL PH Season 18:
Susunan Pemain
- Sanford: EXP Laner
- KarlTzy: Jungler
- Sanji: Mid Laner
- Jaypee: Roamer
- Teddy: Gold Laner
- Daiki: Gold Laner
Staf Kepelatihan
- AEON: Head Coach
- SN4P: Assistant Coach
Susunan tersebut sama dengan komposisi yang digunakan pada penghujung Season 17. Teddy dan Daiki kembali menjadi dua pilihan di gold lane, sedangkan KarlTzy tetap memegang kendali utama dari area jungle. AEON dan SN4P juga dipertahankan untuk melanjutkan sistem yang telah dibangun sejak musim lalu.
Tidak Ada Perubahan setelah Juara MPL PH S17
Keputusan mempertahankan roster sebenarnya cukup masuk akal. Team Liquid PH tampil dominan pada Season 17 dengan catatan 13 kemenangan dan hanya satu kekalahan selama regular season.
KarlTzy meraih gelar Regular Season MVP, sedangkan Sanford menjadi Finals MVP setelah membantu tim menaklukkan Team Falcons PH di laga puncak.
Chemistry antara Sanford, KarlTzy, Sanji, dan Jaypee juga sudah terbentuk dalam waktu panjang. Alih-alih mengejar kejutan melalui transfer besar, Team Liquid PH memilih kontinuitas.
Pendekatan serupa juga dapat terlihat pada sejumlah tim yang mempertahankan fondasi utama menjelang musim baru. Pembaca dapat melihat perbandingannya melalui artikel roster ONIC PH MPL PH S18.
Kegagalan di MSC 2026 Menjadi Peringatan

Masalahnya, trofi MPL PH S17 tidak menjadi cerita terakhir roster ini.
Team Liquid PH datang ke MSC at EWC 2026 sebagai juara bertahan. Perjalanan mereka justru berakhir tanpa satu pun kemenangan.
The Cavalry kalah 0-2 dari Aurora Türkiye pada pertandingan pertama, lalu kembali tersapu 0-2 oleh Entity7 di lower bracket. Hasil tersebut membuat Team Liquid PH finish di posisi 13-16 dan gagal mencapai Knockout Stage.
Kegagalan itu menunjukkan bahwa dominasi domestik tidak otomatis menjamin keberhasilan di panggung internasional. Lawan datang dengan pola draft yang lebih berani, tempo cepat, dan pemahaman lebih segar terhadap patch terbaru.
Meta Assassin Jadi Tantangan Utama

Perubahan patch menjelang MSC 2026 mengembalikan banyak hero Assassin ke pusat permainan. Jungler dituntut lebih agresif, cepat mengambil keputusan, dan mampu menciptakan keunggulan sejak early game.
Hirara bahkan berkembang menjadi salah satu pilihan penting selama turnamen. Kehadiran hero Assassin dengan mobilitas tinggi membuat pertandingan lebih eksplosif dan memperkecil ruang bagi tim yang terlambat membaca tempo. Pembahasan lengkap mengenai perubahan tersebut dapat dibaca dalam artikel meta Assassin di MSC x EWC 2026.
Kondisi ini menjadi ujian besar bagi KarlTzy dan tim kepelatihan Team Liquid PH. Pengalaman KarlTzy jelas tidak perlu diragukan, tetapi MPL PH S18 akan menguji seberapa cepat The Cavalry memperbarui sistem permainan mereka.
Mempertahankan pemain tidak boleh berarti mempertahankan semua kebiasaan lama.
“Doubt Us. Again.” Bukan Sekadar Tagline
“Doubt Us. Again.” menjadi pilihan tajuk yang tepat untuk pengumuman roster Team Liquid PH MPL PH S18.
Pada Season 17, keraguan muncul karena perubahan di gold lane dan hadirnya wajah baru pada staf kepelatihan. Team Liquid PH menjawabnya dengan gelar juara.
Kali ini, keraguan datang dari arah berbeda. Publik tidak lagi mempertanyakan kualitas individual para pemain. Pertanyaan terbesar justru terletak pada kemampuan mereka beradaptasi setelah kegagalan di Paris.
Team Liquid PH seolah tidak menghindari keraguan tersebut. Mereka justru menggunakannya sebagai bahan bakar.
Peluang Team Liquid PH di MPL PH S18
Team Liquid PH tetap menjadi salah satu kandidat juara terkuat. Mereka memiliki pemain berpengalaman, dua opsi gold laner, serta fondasi permainan yang sudah terbukti menghasilkan trofi.
Namun, perjalanan merebut gelar keempat secara beruntun tidak akan cukup hanya dengan mengandalkan chemistry lama. Draft yang lebih fleksibel, adaptasi terhadap meta Assassin, dan keberanian mengubah tempo harus menjadi prioritas.
MPL PH Season 18 mulai bergulir pada 21 Agustus 2026. Team Liquid PH langsung menghadapi Team Falcons PH dalam laga pembuka yang menjadi ulangan Grand Final Season 17.
Tidak ada wajah baru. Tidak ada alasan baru.
Kini Team Liquid PH harus membuktikan bahwa kegagalan di MSC 2026 hanyalah satu malam buruk, bukan awal dari berakhirnya dominasi mereka.
Doubt them. Again.